Kita berdua saja, duduk. Aku memesan
ilalang panjang dan bunga rumput –
kau entah memesan apa. Aku memesan
batu di tengah sungai terjal yang deras –
kau entah memesan apa. Tapi kita berdua
saja, duduk. Aku memesan rasa sakit
yang tak putus dan nyaring lengkingnya,
memesan rasa lapar yang asing itu.
Oleh: Sapardi Djoko Damono
(1989)
